Posts Tagged ‘avi’
Menambahkan Border di Video dengan Avisynth
Terkadang kita mendapatkan video wide screen, misal dengan AR 16:9 atau 2.35:1, dan kita ingin video yang full-screen itu jadi 4:3 namun tanpa mengubah proporsi gambarnya. Untuk ini kita perlu menambahkan border di atas dan di bawah gambar video tersebut (jadi letterbox). Untuk melakukannya kita bisa menggunakan filter pada editor video yang biasa kita gunakan, seperti Virtualdub atau Avidemux. Namun kita juga bisa menggunakan script Avisynth, sehingga kita bisa langsung melihat video tersebut dengan border tanpa harus melalui proses encoding. Read the rest of this entry »
Filter ffdshow untuk Encoding
Mungkin anda pernah mendengar, atau sedang memakai ffdshow sebagai decoder audio dan video anda. Salah satu kelebihan ffdshow adalah filter-filter untuk audio dan video yang dimilikinya. Filter-filter tersebut sangat beragam, untuk video mulai crop, resize, blur, sharpen, deinterlacer, sampai DCT . Di sini kita akan membahas cara menggunakannya untuk memproses video pada waktu encoding. Read the rest of this entry »
Backup DVD Step-by-Step
Kadang kita merasa perlu melakukan backup DVD, apakah itu karena tidak ingin DVD kesayangan kita cepat rusak atau karena sebab lain. Sebenarnya di Internet kita dapat menjumpai program-program yang menawarkan proses backup otomatis, yang tidak membutuhkan banyak interfensi user. Namun terkadang hasilnya tidak dapat memenuhi keinginan kita, apalagi kalau kita ingin melakukan kostumasi output. Read the rest of this entry »
Mengubah Aspect Ratio Video Tanpa Encoding
Kadang kita menemukan video yang terlihat memiliki proporsi gambar yang tidak pas, entah gepeng atau lonjong. Hal ini disebabkan AR yang tidak diset dengan tepat. Aspect Ratio (AR) adalah perbandingan lebar:tinggi video. AR (DAR) yang umum antara lain 4:3, 16:9, dan 2.35:1. Supaya proporsi gambar bisa lebih proporsial, kita perlu mengubah AR-nya. Read the rest of this entry »
Muxing H.264/AVC ke AVI
Beberapa orang mengatakan kontainer AVI tidak cocok dipakai untuk H.264/AVC (h264 untuk singkatnya). Secara spesifikasi memang AVI tidak mendukung h264, namun secara fakta kita bisa menemukan file-file AVI dengan video h264. Ini berarti h264 bisa di-mux ke AVI tanpa menemui masalah yang berarti. Kok bisa begitu? Ini karena meskipun AVI (legacy) tidak menunjangnya, telah banyak pengembangan (baca: hack) di luar AVI sendiri sebagai kontainer untuk mendukung h264. Contoh pengembangan ini adalah dukungan terhadap B-Frame, yang memungkinkan MPEG-4 ASP (Xvid, DivX, dll) dan h264 (ditambah pengembangan-pengembangan lainnya). Penanganan pengembangan-pengembangan ini dilakukan oleh splitter, decoder, dan filter eksternal lainnya. Read the rest of this entry »