Casually Mux

Mux Casually

Audio dan Video Tidak Sinkron

with 36 comments

Catatan: artikel ini hanya tentang jenis-jenis async audio-video, untuk contoh cara melakukan sync silakan baca artikel tentang cara sinkronisasi audio-video di .mkv tanpa encoding ulang.

File video umumnya terdiri dari dua bagian berbeda, yaitu video (gambar visual) dan audio (suara). Terkadang kita menemukan file video yang gambar dan suaranya tidak sync, yang mana suara terdengar sebelum atau sesudah waktu yang semestinya. Async (ketidaksinkronan) ini bisa sangat halus yang tidak terasa, cukup halus yang tidak seberapa mengganggu, namun kadang pula sangat jelas dan terasa sangat mengganggu pada waktu melihat videonya. Async audio dan video bisa dibagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Delay, yaitu apabila audio terdengar setelah atau sebelum waktunya. Ini merupakan masalah async yang paling umum dan paling mudah untuk diperbaiki. Kontainer video pada umumnya memiliki nilai isian yang digunakan untuk mengatur delay audionya. Jadi untuk mengatasi async semacam ini, kita cukup melakukan mux ulang (tanpa melakukan encoding) file videonya. Mux ulang bisa dilakukan ke kontainer yang sama maupun kontainer yang berbeda. Jangan lupa mengubah nilai delay audio sebelum memulai mux ulang. Nilai delay ini dalam milisecond, bernilai positif apabila audio terdengar sebelum waktunya, dan negatif apabila terdengar setelah waktu yang seharusnya. Umumnya untuk video dengan delay audio, kita memasukkan nilai 200 karena suara terdengar 200 miliseconds sebelum waktu yang semestinya.
  2. Audio lebih cepat atau lebih lambat dari videonya. Dalam hal ini, lebih cepat atau lebih lambat bukan cuma dalam hal total durasi, namun dalam kecepatan playback-nya. Untuk async semacam ini, audio umumnya terdengar cukup sync pada suatu bagian awal video dan lama-lama menjadi async, atau bisa juga async pada awal video namun lama-lama menjadi sync (jarang). Async semacam ini umumnya disebabkan oleh konversi yang mengubah laju kecepatan playback, bisa pada audio (frekuensi) maupun video (framerate). Async terjadi apabila konversi laju ini mengubah durasi total audio atau videonya. Untuk mengatasi async semacam ini kita bisa melakukan dua hal, menyesuaikan audio atau menyesuaikan videonya. Kita bisa menyesuaikan audio dengan menggunakan filter stretch audio, sedangkan untuk video kita menyesuaikan frameratenya. Dua hal ini kita lakukan dengan tujuan menyamakan durasi audio dan videonya (sehingga lajunya bisa sama -> sync). Kita juga bisa melakukan stretch dengan mengubah nilai stretch di kontainer jika kontainer tersebut mendukung fitur stretch audio.
  3. Async tidak teratur, yaitu apabila terkadang audio sync terkadang async. Ini bisa disebabkan penggunaan audio yang bitrate-nya tidak konstan, bisa Variable Bitrate (VBR) atau Average Bitrate (ABR), dan muxing dilakukan dengan kurang sempurna. Muxing bisa tidak sempurna apabila kita melakukan muxing menggunakan aplikasi versi lama yang belum mendukung ABR dan VBR, misal: Virtualdub versi lama. Untuk async yang disebabkan bitrate yang tidak konstan, ada dua hal yang bisa kita lakukan. Yang pertama adalah melakukan mux ulang videonya dengan aplikasi yang mendukung ABR dan VBR. Biasanya cara ini sudah cukup untuk mengatasi async semacam ini, namun ada juga cara lain yaitu dengan mengkonversi audio menjadi bitrate konstan (Constant Bitrate – CBR). Async semacam ini juga bisa disebabkan oleh hal-hal lain, misal karena penggunaan video hibrid (video yang dibuat dari gabungan klip-klip yang memiliki karakteristik berbeda) yang penggabungannya kurang sempurna, penggunaan Variable Framerate (VFR), dan sebagainya. Memperbaiki video-video semacam ini jauh lebih susah, dan tidak dibahas di sini.

Selain tiga macam async di atas, terkadang kita juga menemukan video dengan async yang merupakan gabungan dari macam-macam async di atas. Mengatasi async ini sulit dilakukan karena perlu melakukan beberapa hal (seperti yang sudah disebutkan, sesuai dengan macam async-nya) untuk mensinkronisasi audio dan videonya.

Khusus pada saat melakukan konversi dari MPEG-2 (misal dari DVD, .MPG, atau .VOB), terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Standar MPEG-2 menggunakan indexing, yang digunakan untuk indeks frame-framenya. Beberapa aplikasi konverter tidak frame accurate, artinya tidak semua frame akan terdeteksi dan pada akhirnya hanya frame-frame yang terdeteksi saja yang akan di-encode. Frame-frame yang hilang ini bisa menyebabkan async audio, meskipun mestinya sangat halus dan tidak terasa (frame yang hilang biasanya tidak akan sampai 1% dari total frame). Untuk mengatasi ini gunakan aplikasi konverter yang frame-accurate.
  2. Audio MPEG-2 memiliki nilai delay audio, yang seringkali tidak diperhatikan (tidak dibaca) oleh aplikasi konverter dan musti diset secara manual. Biasa nilai delay ini adalah sekitar 200 miliseconds.

Beberapa encoder audio meninggalkan silence di awal output audionya yang menyebabkan delay.

Written by Sagippio

17 May 2009 at 16:36

Posted in Audio, Video

Tagged with , ,

36 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. sy nyoba gabungin video menggunakan ultra video joiner, namun terjadi async audio dan video jenis kedua, dmana pada awalnya semua sinkron, tetapi makin lama aduinya terdengar makin cepat, dan diakhir ada sedikit bagian audio yang terpotong, bisa dibantu bagaimana cara memperbaikinya?

    tadhi

    26 February 2011 at 9:02

    • Metode joinnya apa, pake encoding ulang atau cuma remux (menggabungkan tanpa encoding)? Sepertinya audionya beda di frekuensi (mis: 44k Hz sama 48k Hz) yg menyebabkan kalo digabung tanpa encoding ulang total bisa menyebabkan yg spt itu. Bisa juga framerate videonya yang berbeda. Solusinya ya itu tadi, encoding ulang total.

      Kalo sudah encoding ulang total msh saja spt itu, saya hanya bisa bantu klo ada data spesifik tiap2 video dan konfigurasi encoding, baik utk video maupun audio. Untuk tau data spesifik itu bisa menggunakan program mediainfo.

      Sagippio

      12 September 2012 at 11:25

  2. Woi JAWAB COOOII< NGAKU ORANG EDITING< BOONG AJA LOE

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasep

    11 September 2012 at 20:34

    • maaf, saya ga pernah ngaku sbg orang editing, malah udah jelas saya katakan klo cuma hobi. coba liat di “about CM”.

      Sagippio

      12 September 2012 at 11:28

  3. saya memiliki film (.mkv), audionya sih mau klop sesuai durasi total namun videonya semakin ke blakang semakin slow, dan sangat jauh ketinggalan dengan audionya sehingga videonya terpotong di bagian akhir, bisa dikasi saran gimana cara memperbaikinya & dengan sofwere apa, mohon di jawab. terima kasih

    hery

    24 December 2012 at 15:32

    • ada dua cara: 1) encode ulang video. 2) encode ulang audio. tapi saya lbh menyarankan yg no.2. Untuk software ada banyak, misal dengan virtualdub atau software lain yg memiliki kemampuan utk stretch audia. yang harus dilakukan adalah stretch audio untuk menyamakan durasi audio dengan videonya. namun karena durasinya sudah sama, jadi dibuat aja jadi lebih panjang, asal bisa sesuai dengan videonya.

      Sagippio

      24 December 2012 at 16:36

      • cara pertama gagal, walowpun saya sudah ubah fps nya, ada tutorial cara stretch audio ga?

        hery

        8 January 2013 at 15:03

    • Silakan buka entry blog terbaru: tutorial melakukan stretch audio tanpa encoding pada kontainer matroska (mkv)

      Sagippio

      13 January 2013 at 11:02

      • nyerah dah…. hanya mampu mensinkronkan 3 menit di awal aja, itu pun videonya jd ga mulus jalannya, kayak frame yg kepotong2….

        hery

        23 January 2013 at 11:59

  4. pak.. :D saya punya video movie kira 1 setengah jam an.
    saat awal video… gambar dan suaranya pas (sync), tapi lama kelamaan gambar dan suaranya gak pas…
    videonya duluan terus di susul suaranya … bagaimana cara mengatasinya? helm me :)

    Wahyu Adi Putra

    10 March 2013 at 10:35

    • sudah bisa terpecahkan dengan solusi yang ada di link di atas kan, senang bisa membantu. :)

      Sagippio

      13 March 2013 at 18:44

  5. bos aplikasi yg frame-accurate sma bisa baca delay audio ap contoh’y?
    ane konversi vidio dr dvd pke softwate xilisoft vidio converter hsl’y trjadi asyns pd no 2.. pusing ngepaskn nya..
    klo ad spp yg lngsung sync kn enk..

    heros

    16 May 2013 at 16:40

    • Saya udah ga terlalu aktif masalah encoding, tp sebenarnya akurasi frame tidak terlalu berpengaruh (tidak seberapa terasa async-nya). Yang biasanya menyebabkan tdk sync-nya video-audio itu kalau ada konversi frame-rate video (mis: 25fps jadi 24fps) atau frekuensi audio (mis: 48kHz jadi 44.1kHz) yang tidak sempurna. Bisa dibandingkan videonya, kalau input sama output durasinya beda, berarti videonya yg bermasalah. Kalau durasi video input & output sdh sama, berarti audionya yg bermasalah.

      Sagippio

      16 May 2013 at 16:56

  6. durasi vidio tetap bos.. gmn lh tu bos frame rate’y sma klo frekuensi’y gx tw cz gx ad d propertis file’u..
    gmn tu bos biar synx?

    heros

    16 May 2013 at 18:52

    • krn ga tau masalahnya dmn, mending pake cara yg di artikel satunya (Mengubah Delay dan Stretch Audio di Matroska), yaitu audionya di-stretch.

      Sagippio

      16 May 2013 at 22:41

  7. maf ya ikut nimbrung, mo nanya neh…. video yang barusan di donlod yg seharusnya durasinya lebih dari satu jam dgn kapasitas 700 mb malah yg bisa di tonton ga sampe 10 menit udah finis… tlg solusinya….

    jack

    20 October 2013 at 10:01

    • Kalo memang durasinya seharusnya lbh dari itu, kemungkinan ada error waktu donlod. Bbbrp donlod manager utk optimasi membuat file dgn ukuran total file yg didonlod tp isi datanya kosong, trus datanya ditulis sesuai dgn yg udah didonlod. Solusinya bisa coba donlod ulang & pastikan selesai 100% tanpa ada error.

      Sagippio

      20 October 2013 at 14:45

  8. bro saya mau tanya saya lagi nonton video ,
    tapi kenapa lama kelamaan suara sama ucapannya tidak sejajar, gmana caranya biar pas suarannya sama ucapannya?
    trima kasih
    balas please…..

    gde

    18 November 2013 at 16:42

    • Itu di bagian atas artikel ada link ke cara bikin samain audionya (cara sinkronisasi audio-video di .mkv tanpa encoding ulang). Silakan dicoba bro…

      Sagippio

      18 November 2013 at 18:55

  9. Bro.. kalau misalnya kita sudah menggabungkan video tapi malah yang terjadi tidak ada suaranya kenapa ya? Padahal file video sebelum digabungkan masih ada suaranya..
    Mohon dibalas ya.. Thanks

    Rico

    5 December 2013 at 17:52

    • Menggabungkannya spt gmn, bro? Dua file video digabung (setelah satu selesai dilanjutkan yang satunya) ya? Pakai aplikasi apa? setting encodingnya seperti apa (terutama format encoding audio outputnya)?

      Sagippio

      5 December 2013 at 21:45

  10. siang bro,,sy udh nyoba sprti yg anda saranin (audia tll cpat dr pada video).tp ko hasilnya audionya cm sinkron beberapa saat aja,tp stelahnya mulai melenceng lagi.itu gmn cranya??apa kolom delay+stretch hrs diisi dua2nya??mkasi bantuannya..

    ahmad

    9 January 2014 at 14:08

    • nilai delay diisi kalau sejak awal sudah nggak sinkron. klo spt itu, sinkronkan audio di awalnya dulu dengan mengisi nilai ini.

      klo awalnya sudah sinkron trus lama2 nggak sinkron, baru isi nilai stretch. untuk menghitung nilai stretch bisa dengan rumus di komentar entry blog yg:

      http://casualmuxer.wordpress.com/2013/01/13/mengubah-delay-dan-stretch-audio-di-matroska/#comment-176

      Sagippio

      9 January 2014 at 16:32

      • audionya awalnya lebih cepat dr videonya,lalu sy edit sesuai yg anda anjurkan.tp setelahnya audiox hanya sinkron diawal film aj.masuk bagian tengah sampai akhir udh melenceng lg.sy udh cba msukn nilai delay+stretch tp tetap sprt itu.ada solusi??

        ahmad

        10 January 2014 at 14:10

    • silakan nilai stretch disesuaikan sampai audionya sinkron, kalau nilai stretchnya blm pas ya akan nggak sinkron lagi lama2.

      Sagippio

      11 January 2014 at 20:13

  11. mau nanya, GOM player saya tidak mengeluarkan suara tapi jika sudah stengah jam kemudian, saya putar video via GOM baru suaranya keluar tu.. kalau pake player yang lain dari awal suara sudah keluar.

    mboys

    6 May 2014 at 9:19

    • susah mengetahui tepatnya error di mana, tapi biasanya di salah satu filter entah di splitter, codec, atau filter lain. coba update codec yang ada (mis: k-lite codec) atau gom player-nya.

      Sagippio

      18 May 2014 at 13:42

  12. bang nanya, saya abis donlod video tpi pas dibuka di MPC bisu kagak ada suaranya
    tpi saya buka file video laennya ada suaranya..
    ada solusi kah ??

    Pepent

    22 May 2014 at 3:53

    • karena tiap file video bisa punya format encoding data audio yg berbeda2, kemungkinan codec utk format audio di file tsb blm terinstall atau outdated. silakan install/update paket codec (misal: k-lite)

      untuk tau format audio di file tsb bisa klik kanan di gambar videonya, pilih properties, di kotak bawah seharusnya ada keterangan format audionya, misal:

      Video: MPEG4 Video (H264) 426×222 29.97fps 256kbps [Video]
      Audio: AAC 44100Hz stereo 95kbps [Audio]

      klo nggak ada keterangan format audionya, berarti file video itu memang nggak ada data suaranya.

      Sagippio

      24 May 2014 at 1:51

  13. mau tanya nih.. saya mau gabung 2 video file mkv di ultra video joiner.. sampai selesai keluar
    “data acomplish” (kalo ga salah penulisannya) tapi pas di setel file yg pertama dan kedua cuma tergabung
    setengah saja tidak komplit.. pertanyaannya kenapa cuma setengah saja yang tergabung dari tiap@ file dan apa masalahnya… makasih yah…

    Eli Asna

    10 September 2014 at 4:56

    • setengahnya spt bagaimana, durasinya atau gambarnya?

      Sagippio

      29 September 2014 at 17:11

  14. hai, bisa bantu ga? saya encode video yang ada captionnya. untuk caption otomatis harus saya drag kan.. nah tapi begitu saya encode pake virtualdub ko captionnya jadi berantakan? tapi dialogue yang ga di drag aman-aman aja. bisa dibantu? :)

    bermiyaw

    17 September 2014 at 3:02

    • didrag di mana? maaf, saya masih kurang jelas maksudnya gmn…

      Sagippio

      29 September 2014 at 17:24

      • um… yang {\pos(280,361.2)} itu loh ._.

        bermiyaw

        30 September 2014 at 23:41

      • Saya asumsikan pakai format .srt ya?

        Maaf, saya sudah lama sekali nggak pakai Virtualdub, lebih sering pakai MeGUI, jadi udah agak lupa. Memasukkan caption/subtitle di Vdub terbaru pakai plugin atau dimasukkan ke file .avs (avisynth)? Kalau pakai plugin, mgkn pluginnya yg bermasalah, silakan coba di-load lewat .avs. Coba di-play .avs nya dulu tanpa di-encode, apakah sudah pas posisinya. Kemudian silakan diedit {\pos()} nya utk menyesuaikan posisi dengan referensi preview di Vdub.

        Kemungkinan lain data dimensi videonya belum dimasukkan ke file subtitle, tapi biasanya ini kalau pakai format subtitle .ass.

        Sagippio

        1 October 2014 at 1:31

  15. saya gak paham bro masi awam, biasanya sih pake gom player aj beres klo teks mah…
    setau saya compresan sih gitu…mending cari film jgn compresan yg normal aj,yg hd juga ok kok…
    hehehe….

    arv

    1 October 2014 at 10:05


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: