Sekian Lama
Sudah beberapa tahun terakhir ini saya sudah tidak berkecimpung dalam dunia per-transcoding-an. Dulu saya hobi melakukan encoding audio-video, yaitu saat masih jaman DVD dulu. Sekarang sudah jaman Bluray, dan karena saya sama sekali tidak memiliki keping bluray maupun punya player-nya, saya belum pernah merasakan transcoding bluray. Karena ukurannya yang besar, ISO bluray juga cukup berat untuk disimpan di HDD.
Saat masih hobi, saya gemar mengikuti perkembangan software maupun tools untuk playing dan transcoding multimedia, seperti aplikasi editor, encoder, filter, dan sebagainya. Saat itu saya juga sering membuka forum doom9 (forum transcoding, tempat para dewa transcoder) untuk belajar tentang tata-cara transcoding yang baik dan benar. Mulai dari jaman masih menggunakan virtualdub sampai meGui dan avisynth. Mulai dari mengatur contrast dan brightness sampai utak-atik colorspace dan white balance. Read the rest of this entry »
Sedikit Pengalaman dengan Decoder H.264/AVC
Beberapa waktu lalu saya melakukan installasi K-Lite Codec Pack setelah melakukan installasi windows XP di suatu laptop. Selain K-Lite saya juga menginstall CoreAVC codec untuk decoding h264. Awalnya decoder default untuk h264 adalah CoreAVC. Kemudian saya menemukan error pada waktu windows explorer membuka folder dengan file video dengan kompresi AVC, dalam kontainer MP4 dan MKV. Saya pikir ada yang salah dengan source filter/splitter, namun setelah saya ganti filter default untuk MP4 dan Matroska, error itu tetap ada. Setelah saya utak-atik sedikit, akhirnya saya menemukan apa yang menyebabkan error. Read the rest of this entry »
Audio dan Video Tidak Sinkron
File video umumnya terdiri dari dua bagian berbeda, yaitu video (gambar visual) dan audio (suara). Terkadang kita menemukan file video yang gambar dan suaranya tidak sync, yang mana suara terdengar sebelum atau sesudah waktu yang semestinya. Async (ketidaksinkronan) ini bisa sangat halus yang tidak terasa, cukup halus yang tidak seberapa mengganggu, namun kadang pula sangat jelas dan terasa sangat mengganggu pada waktu melihat videonya. Read the rest of this entry »
Menambahkan Border di Video dengan Avisynth
Terkadang kita mendapatkan video wide screen, misal dengan AR 16:9 atau 2.35:1, dan kita ingin video yang full-screen itu jadi 4:3 namun tanpa mengubah proporsi gambarnya. Untuk ini kita perlu menambahkan border di atas dan di bawah gambar video tersebut (jadi letterbox). Untuk melakukannya kita bisa menggunakan filter pada editor video yang biasa kita gunakan, seperti Virtualdub atau Avidemux. Namun kita juga bisa menggunakan script Avisynth, sehingga kita bisa langsung melihat video tersebut dengan border tanpa harus melalui proses encoding. Read the rest of this entry »
Filter ffdshow untuk Encoding
Mungkin anda pernah mendengar, atau sedang memakai ffdshow sebagai decoder audio dan video anda. Salah satu kelebihan ffdshow adalah filter-filter untuk audio dan video yang dimilikinya. Filter-filter tersebut sangat beragam, untuk video mulai crop, resize, blur, sharpen, deinterlacer, sampai DCT . Di sini kita akan membahas cara menggunakannya untuk memproses video pada waktu encoding. Read the rest of this entry »
Backup DVD Step-by-Step
Kadang kita merasa perlu melakukan backup DVD, apakah itu karena tidak ingin DVD kesayangan kita cepat rusak atau karena sebab lain. Sebenarnya di Internet kita dapat menjumpai program-program yang menawarkan proses backup otomatis, yang tidak membutuhkan banyak interfensi user. Namun terkadang hasilnya tidak dapat memenuhi keinginan kita, apalagi kalau kita ingin melakukan kostumasi output. Read the rest of this entry »
Mengubah Aspect Ratio Video Tanpa Encoding
Kadang kita menemukan video yang terlihat memiliki proporsi gambar yang tidak pas, entah gepeng atau lonjong. Hal ini disebabkan AR yang tidak diset dengan tepat. Aspect Ratio (AR) adalah perbandingan lebar:tinggi video. AR (DAR) yang umum antara lain 4:3, 16:9, dan 2.35:1. Supaya proporsi gambar bisa lebih proporsial, kita perlu mengubah AR-nya. Read the rest of this entry »
Malware Menyaru Jadi Codec
Semakin parah saja ulah orang-orang payah iseng pembuat virus, trojan, worm, dll malware (malicious software). Penyebaran malware dengan autorun flaskdisk saat ini sudah sangat umum, sekarang muncul lagi modus operandi penyebaran malware yaitu dengan menyamar jadi codec. Read the rest of this entry »
Subtitle di Media Player Classic
Media Player Classic (MPC) adalah player favorit banyak orang. Tampilannya yang compact dan fitur yang cukup lengkap, serta kemampuan menggunakan filter DirectShow (dshow) menjadikannya media player yang ringan namun powerful. MPC memiliki fitur built in untuk menampilkan subtitle, namun juga bisa menampilkan subtitle dengan memanfaatkan filter VSFilter (DirectVobSub) ataupun dengan filter ffdshow. Read the rest of this entry »
Video Sharing dengan h264
Sekarang banyak sekali website tempat kita bisa berbagi file mulai dari aplikasi, komik, musik, hingga video. Yang jadi permasalahan, Internet di Indonesia masih menjadi suatu hal yang tidak murah dan tidak secepat seperti Internet di negara-negara maju. Ini bisa diakali dengan berbagi file menggunakan server lokal, yang bisa mempercepat transfer file secara cukup signifikan. Namun peningkatan kecepatan ini tidak terlalu berarti bagi mereka yang menggunakan koneksi Internet berbasis volume. Untuk itu pada waktu berbagi file ada baiknya jika file tersebut dikompresi terlebih dahulu untuk memperkecil ukurannya. Read the rest of this entry »